Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fahri Hamzah tak habis pikir ada rekaman pembicaraan soal Freeport

Fahri Hamzah tak habis pikir ada rekaman pembicaraan soal Freeport Fahri Hamzah. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuding Menteri ESDM Sudirman Said yang merekam dan membocorkan transkipan perpanjangan kontrak PT Freeport yang mencatut nama Presiden Joko Widodo. Sebab, hasil rekaman tersebut menjadi opini publik.

"Saya belum tahunya gini, ini yang merekam siapa sebetulnya? Yang betul-betul ikhtiar merekam, bawa rekaman gitu, kemudian rekaman itu disampaikan kepada menteri. Saya tidak tahu apakah SS (Sudirman Said) merekamnya langsung. Lalu setelah dia merekam, diumumkan kepada publik. Dia bocorkan, saya engga percaya gitu perusahaan asing melakukan hal itu. Enggak masuk akal itu," kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/11).

Namun, dia mengaku belum mendengar isi pembicaraan rekaman tersebut. Menurut dia, transkipan pembicaraan tidak bisa menjadi dasar untuk memberikan sanksi terhadap Setya Novanto.

"Tapi enggak bisa transkripan dijadikan dasar. Saya perlu mendengar rekamannya dan saya terus terang luar biasa kok bisa ada operasi seperti ini ya," kata dia.

"Saya agak kaget. Kok bisa ada perusahaan asing merekam seorang pimpinan lembaga negara di Indonesia, lalu itu dibocorkan jadi opini publik dan itu bekerja sama dengan seorang menteri menggunakan data itu," imbuh dia.

Dia menambahkan, pertemuan perpanjangan PT Freeport tidak dilakukan di Gedung DPR dan kantor Freeport. Sebab dia sudah mengetahui percakapan itu.

"Ini perusahaan asing apa maksudnya. Sehingga percakapan di ruang tertutup menjadi sasaran mereka," tandasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP