Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fahri Hamzah ngamuk ke penyidik KPK, ini reaksi elite PKS

Fahri Hamzah ngamuk ke penyidik KPK, ini reaksi elite PKS Hidayat Nur Wahid. ©2013 Merdeka.com/Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengamuk saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga ruangan kerja milik Anggota DPR, Jumat (15/1). Politikus PKS itu geram mengetahui penyidik KPK didampingi Brimob dengan membawa senjata laras panjang mengobrak abrik kompleks parlemen.

Apa komentar elite PKS dengan kemarahan Fahri itu?

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid tak mau berkomentar lebih jauh tentang kemarahan Fahri tersebut.

"Saya tidak mau komentar tentang hal itu," kata Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/1).

Meski demikian, Hidayat juga tampak gerah dengan sikap KPK yang didampingi dengan Brimob tersebut. Sebab, KPK hanya melakukan penggeledahan tetapi layaknya seperti ingin terjun ke medan tempur dengan didampingi aparat dengan atribut yang lengkap.

"Permasalahan seperti ini memang harus didahulukan dengan peraturan yang ada. Bolehkah misalnya kemudian melawan teroris tidak boleh harus pakai senjata tempur, pakai helm tetapi saat memeriksa ruangan anggota SPR yang tidak terkait dengan korupsi gunakan cara seperti itu?" kata Hidayat.

Wakil Ketua MPR ini mempermasalahkan penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK di ruangan milik Wakil Ketua Komisi V DPR yang juga Anggota Fraksi PKS Yudi Widiana Adia. Sebab, Yudi sendiri tak ada sangkut pautnya dengan kasus korupsi berupa suap yang menjerat Anggota Komisi V DPR sekaligus Politisi PDIP Damayanti Wisnu Putranti.

"Bukan kemudian PKS tidak mendukung pemberantasan korupsi. Kami sangat mendukung. Tetapi hendaknya karena KPK ini lembaga penegak hukum dan harus mengikuti aturan yang ada dan menghormati lembaga lainnya. Saya kira jika begitu DPR tidak akan menghalangi KPK begitupun sebaliknya," katanya.

Meski terkesan gerah dengan penggeledahan tersebut, Hidayat membantah pernyataannya tersebut seakan membela Fahri Hamzah.

"Saya tidak mengomentari tepat atau tidak tepat. Tetapi seluruh pihak memiliki aturan yang jelas. DPR aturannya jelas, KPK pun jelas. Sehingga hukum dapat ditegakkan dengan elegan," tukasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP