Fadli Zon: Kalau mau reshuffle, ganti menteri BUMN
Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon melihat sudah waktunya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali melakukan perombakan atau reshuffle kabinet kerja untuk kedua kalinya. Menurut penilaiannya, salah satu menteri yang layak direshuffle adalah Menteri BUMN Rini Soemarno.
"Kalau misalnya mau mengganti menteri ya harus cari orang-orang yang tepat dan juga tahu mana yang harus diganti, misalnya BUMN," kata Fadli di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (4/11).
Politikus Gerindra ini mempertanyakan kinerja Menteri Rini. Bahkan dia menuding ada peran Menteri Rini dalam perdebatan panjang di paripurna pengesahan RAPBN 2016. Kinerja BUMN di bawah Rini Soemarno belum memuaskan.
"Ini kan jelas dalam persoalan PMN menjadi masalah dan tidak pernah ada suatu preseden kementerian BUMN meminta PMN sedemikian besar, presedennya tidak ada dalam sejarah. Seharusnya BUMN itu memberikan kontribusi bagi APBN kalau hanya menggerogoti APBN itu berarti tidak sukses," tuturnya.
Fadli menuturkan, desakan masyarakat agar Presiden Jokowi mengganti Menteri Rini semakin kuat. Bahkan menurutnya seharusnya Menteri Rini dicopot pada reshuffle jilid I.
"Sebetulnya momentumnya pada waktu reshuffle kemarin ini, tapi kan presiden hanya melakukan pada menteri-menteri koordinator secara terbatas. Sekarang pada menteri-menteri teknis lah harus dievaluasi. Kecuali presiden merasa timnya sudah hebat mungkin tidak perlu ada reshuffle," terangnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya