Fadli soal Jokowi Kirim Utusan: Ini Belum Selesai Kami dalam Hitungan Menang
Merdeka.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengaku heran dengan adanya upaya kubu Jokowi-Ma'ruf yang ingin bertemu dan rekonsiliasi dengan Prabowo-Sandi. Sebab, menurut Fadli penghitungan dan pengawalan suara pemilu masih belum selesai.
"Ya ini kan belum selesai. Kecurangan-kecurangan ini ya ditangani dong. Konsentrasinya begitu. Jadi suara-suara rakyat banyak contohnya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/4).
Fadli mengatakan, ini bukan masalah mau atau tidak bertemu dengan utusan khusus Jokowi-Ma'ruf. Namun, lanjutnya, Prabowo-Sandi dengan fokus ke penanganan penghitungan suara yang mereka duga ada potensi kecurangan.
"Kami dalam hitungan menang, dalam laporan menang, dalam tabulasi kita menang. Tetapi sudah ribuan contoh dan di medsos berserakan bukti-bukti kecurangan tetapi negara tidak hadir untuk mengamankan," ungkapnya.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, ada waktu tersendiri untuk bertemu dan melakukan lobi politik. Serta proses lobi dilakukan langsung para calon presiden.
"Jadi lobi-lobi politik yang seperti itu saya kira ada waktunya," ucapnya.
Sebelumnya Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga membenarkan adanya utusan Presiden Joko Widodo kepada Prabowo Subianto. Menurut Jokowi, hal ini dilakukan demi terciptanya silaturahmi yang baik pasca Pemilu 2019.
"Ya ada," singkat Hashim Djojohadikusumo, Direktur Media dan Komunikasi BPN 02, usai jumpa pers di Media Centre BPN, Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2019).
Saat ditegaskan siapa sosok tersebut, Hashim menegaskan dia adalah Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.
"Pak Luhut, Pak Luhut Panjaitan akan ke rumah," jelas Hashim.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya