Fadli sebut rapim tak bicarakan pergantian Setnov dari Ketua DPR
Merdeka.com - Pimpinan DPR akan menggelar rapat membahas penetapan tersangka Setya Novanto atas kasus e-KTP siang nanti. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan pimpinan DPR tidak akan membahas soal pergantian jabatan Setya Novanto sebagai Ketua DPR selama tidak ada usulan dari Fraksi Partai Golkar.
"Jadi nanti kita akan rapim selama tidak ada pergantian yang diusulkan fraksi maupun parpol berarti tidak ada perubahan karena mekanisme kita seperti itu," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/7).
Oleh karena itu, kata Fadli, 4 pimpinan lain belum membicarakan soal siapa yang layak menjadi Pelaksana Tugas (Plt) menggantikan Setya Novanto.
"Saya kira belum sampai ke sana karena harus sesuai dengan aturan kecuali ada seperti ketika 2015 saya kira dalam hal ini tetap dalam hal yang sama karena pergantian itu adalah hak dari fraksi dari parpolnya ini aturan UU MD3," terangnya.
Jika melihat ketentuan di UU MD3, kata Fadli, Novanto akan tetap menjabat sebagai Ketua DPR proses hukum atas kasusnya belum berkekuatan hukum tetap. Komposisi pimpinan DPR juga dipastikan tidak akan terpengaruh karena sudah ada pembagian tugas.
"Saya kira tetap pak Nov sebagai ketua DPR karena pimpinan DPR ini ada kolektif kolegial. Saya kira enggak mengganggu, tugas yang ada kita kan sudah terbagi jadi sebenarnya bidang tugas di DPR setelah terbagi jadi enggak pengaruhi posisi pimpinan," pungkasnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya