Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Evaluasi Pilgub DKI versi Gerindra, banyak kejanggalan jumlah DPT

Evaluasi Pilgub DKI versi Gerindra, banyak kejanggalan jumlah DPT Pemungutan suara Pilpres di Jatinegara. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Partai Gerindra melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta putaran pertama. Hasilnya, menemukan banyak kejanggalan terkait perolehan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kejanggalan yang dimaksud, di sejumlah TPS ada penambahan daftar pemilih tetap (DPT) sampai 4 persen.

"Kita melihat ada banyak TPS yang hasil suaranya kalau istilah saya sih lucu, membuat saya heran," kata Cagub DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan di Kantor DPP Partai Gerindra, Rabu, (1/03).

Saat ditanya jumlah TPS yang janggal, Anies belum bersedia menyampaikan. Namun, kata Anies, tanda-tanda kejanggalan itu ada.

"Jumlah TPS kita enggak bicara sekarang. Tanda-tanda itu ada, yang jelas jangan main-main. Ini peringatan," tandas Anies.

Anies meminta agar kejanggalan dalam jumlah suara tidak lagi terjadi di putaran kedua Bukti kejanggalan menurut Anies sudah dikantongi.

"Kita nggak akan ngomong tanpa bukti, tapi sekarang sudah terlihat," ungkapnya.

Timses Anies tak segan untuk melaporkan kejanggalan yang terjadi. Anies menceritakan sudah ada lurah yang dilaporkan Timsesnya, hal ini dilakukan untuk memastikan Pemda DKI tidak ada yang terlibat.

"Ini tidak boleh lagi terulang. Ada juga lurah, yang sudah kita laporkan, artinya kita akan pastikan bahwa Pemda DKI tidak terlibat," ujar Anies.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP