Emil soal Ahok dituduh deparpolisasi: Ini pembelajaran buat parpol
Merdeka.com - Calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, dituduh melakukan deparpolisasi dalam Pilgub DKI 2017. Dengan maju secara independen, Ahok disebut melemahkan posisi tawar parpol di DKI.
Menanggapi tudingan yang ditujukan pada Ahok, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menilai deparpolisasi adalah sebuah persepsi. Sebab Ahok maju secara independen karena diakomodir oleh UU.
"Itu persepsi aja. Kan independen ini kan sesuai UU. Kalau independen melanggar UU boleh ada persepsi itu," kata Ridwan di kantor Kementerian Menpan RB, Jakarta Selatan, Kamis (10/3).
Menurutnya, pilihan Ahok untuk maju secara independen suatu pelajaran bagi parpol di Indonesia. Bagi dia, banyaknya dukungan yang mengalir untuk Ahok harus jadi cermin pembelajaran parpol.
"Ini jadi pelajaran bagaimana suara masyarakat tersalur melalui format bukan parpol," jelas dia.
Ridwan mengatakan, pilihan Ahok melalui jalur independen tentu telah dipertimbangkan. Dia yakin bukan karena Ahok meniadakan partai dalam hal ini.
"Tapi saya masih percaya negara ini baik kalau parpol disempurnakan. Jadi parpol bukan dihilangkan tapi disempurnakan karena demokrasi kita masih muda," pungkas dia.
Saat ditanyakan apakah dirinya mendukung Ahok, pria akrab disapa Kang Emil ini menjawab diplomatis.
"Saya mah netral. Saya bukan KTP Jakarta. Tentu hubungan Jakarta-Bandung harus tetap baik," tandas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya