Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Elektabilitas Appi-Rahman Salip Pesaing, Jelang Pencoblosan Pilwalkot Makassar

Elektabilitas Appi-Rahman Salip Pesaing, Jelang Pencoblosan Pilwalkot Makassar Paslon wali kota dan wakil wali kota Makassar nomor urut 2, Munafrdi Arifuddin-Abd Rahman Bando (App. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Elektabilitas pasangan calon Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar Nomor Urut 2, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando terus menanjak tajam jelang hari pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang. Bahkan pada survei terbaru, pasangan dengan akronim Appi-Rahman itu menyalip pesaing utamanya yakni pasangan Nomor Urut 1, Mohammad Ramdhan'Danny'Pomanto-Fatmawati Rusdi.

Survei yang diselenggarakan oleh Roda Tiga Konsultan ini dilakukan secara tatap muka terhadap 820 warga yang tersebar diseluruh penjuru Kota Makassar. Survei itu dilaksanakan pada kurun waktu 14 hingga 16 November 2020.

"Pada survei ini, responden diminta untuk mengambil surat suara dan melakukan pencoblosan seperti yang akan dilakukan pada 9 Desember mendatang," kata Direktur Roda Tiga Konsultan, M Taufiq, Rabu (2/12).

Dengan margin eror 3,35 persen, hasil yang didapatkan dalam survei itu, responden yang memilih Danny Pomanto-Fatmawati sebanyak 32.5 persen, Munafri Arifuddin-Rahman Bando 33.1 persen, Syamsu Rizal-Fadli Ananda 10.4 persen, dan Irman Yasin Limpo-Zunnun 3.8 persen. Sisanya, 11.9 persen masih merahasiakan pilihannya dan 6.9 persen memilih tidak menjawab.

Pada pertanyaan selanjutnya, responden ditanyakan soal pilihan mereka pada Pilwalkot Makassar pada 9 Desember mendatang. Hasilnya, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi Masse mendapatkan 33.2 persen, Munafri Arifuddin-Rahman Bando 33.6 persen, Syamsu Rizal-Fadli Ananda 10.7 persen, dan Irman Yasin Limpo - Zunnun meraih 3.8 persen.

"Survei terakhir ini kita dapatkan titik temu antara elektoral paslon nomor 1 dan nomor 2. Titik temunya itu adalah trend paslon nomor 2 naik terus dari survei pertama hingga survei keempat, sedangkan paslon nomor 1 sempat naik di survei kedua, tetapi ketiga dan keempat turun," jelas Taufiq.

Saat di survei keempat itu, lanjutnya, elektoral sudah ketemu dengan paslon nomor dua, meski terpaut 0,4 persen. Taufiq bahkan menyebutkan, jika tidak ada kejadian luar biasa paslon nomor 2 akan memenangkan kontestasi lima tahunan ini.

"Saat ini turun pasti ada yang naik. Awalnya undecided voters masih 30 persen di survei pertama," ungkapnya.

Untuk saat ini, pemilih yang belum menentukan pilihannya jelang pencoblosan tinggal 18.8 persen. Dari ratusan responden ini, sebanyak 72.2 persen telah yakin dengan pilihannya dan 27.8 persen masih bersikap ragu-ragu.

Reporter: FauzanSumber : Liputan6.com

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP