Ekonomi Jatim jadi perhatian Gus Ipul-Puti
Merdeka.com - Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan, selama kepimpinannya menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur yang mendampingi Gubernur Soekarwo, selama 10 tahun, pertumbuhan ekonomi terus meningkat.
Kata dia, di era kepemimpinannya juga mampu menstabilkan ekonomi di atas rata-rata secara nasional. Maka harus lebih ditingkatkan, dan dilanjutkan. Dari perubahan kestabilan ekonomi, kedepannya harus mampu mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur.
Karena persoalan kemiskinan di Jawa Timur, secara nasional di atas rata-rata. Bahwa sejak tahun 2009, dirinya dilantik menjadi Wakil Gubernur jumlah angka kemiskinan waktu itu sekitar 16 persen lebih.
"Sejak saya bersama dengan Pak De Karwo (Gubernur Jawa Timur Soekarwo), sekarang alhamdulillah tinggal 11,77 persen. Pak Gubernur punya target beberapa tahun ke depan kalau bisa tahun 2019 jumlah angka kemiskinan sudah di bawah 10 persen," kata Gus Ipul, di sela usai pendaftaran Paslon Pilgub Jawa Timur, di Kantor KPU Jawa Timur, Jalan Kendangsari, Rabu (10/1).
Dia menilai, persoalan kemiskinan itu menjadi persoalan yang serius, perlu ditanggulangi bersama. Maka harus ada perubahan, strategi, penekanan di bidang tertentu, yang mampu melakukan pengentasan, jumlah angka kemiskinan di Jawa Timur.
Selain itu, persoalan di bidang pertanian juga harus perlu dibenahi, karena secara luas nilai tukar petani sampai sekarang juga belum ideal. "Maka perlu penanganan yang serius dengan mengikutkan sain dan teknologi agar petani makin sejahtera," ujar dia.
Untuk dunia industri di Jawa Timur sendiri masih di bawah 5 persen. Maka perlu dilakukan perubahan, dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia kemudian juga perbaikan lingkungan penciptaan lapangan pekerjaan.
"Anak-anak muda kita dengan semangat optimisme yang luar biasa harus disambut dengan baik oleh pemerintah agar mereka bisa berkreasi," katanya.
Secara terpisah Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri, juga menyampaikan, persoalan pembangunan ekonomi yakni sumber daya manusia menjadi sangat penting untuk membangun Jawa Timur.
Namun, cucu Presiden Pertama Soekarno ini secara tegas menilai ada yang tidak kalah penting dalam mengembangkan pertumbuhan, kesejahteraan, dan meraih Jawa Timur lebih bagus, lebih baik yaitu persoalan pendidikan lebih ditekankan.
"Saya ingin menitikberatkan pada masalah pendidikan ini juga penting. Tapi kita juga tidak boleh lupa masalah kebudayaan. Karena kebudayaan itu membentuk karakter suatu bangsa dan kita harus juga dimajukan, mengenalkan kebudayaan Jawa Timur," katanya
(mdk/hrs)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya