Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dukung Jokowi-JK, Golkar kubu Agung ikhlas tak dapat kursi menteri

Dukung Jokowi-JK, Golkar kubu Agung ikhlas tak dapat kursi menteri Poempida Hidayatullah, Agus Gumiwang dan Nusro Wahid. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono menyatakan Golkar telah keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP). Hal itu diungkapkannya sesaat setelah Menkum HAM Yasonna Laoly mengakui kepengurusannya.

Menurut Agung, keputusan itu adalah hasil dari Munas Ancol beberapa waktu lalu. Namun demikian, dia tak secara tegas menyatakan akan bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi-JK yakni KIH.

Meski begitu, gelagat yang ditunjukkan Agung setelah putusan Menkum HAM memberi sinyal kuat Golkar akan bergabung dengan KIH. Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol, Agus Gumiwang mengatakan, pihaknya tak masalah tidak mendapatkan jabatan menteri jika bergabung pada koalisi pendukung Jokowi-JK.

Sebab, pihaknya tak mengajukan syarat apapun terhadap Presiden Joko Widodo maupun Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Nggak masalah sama sekali, suatu keikhlasan mendukung pemerintah agar negara lebih baik," kata Agus di Kantor DPP Hanura, Jakarta, Jumat (13/3).

Dia mengatakan, mendukung pemerintah sudah menjadi kesepakatan bersama bagi kepengurusan Golkar versi Munas Ancol, meski tak mendapatkan jabatan apapun. Sebab, pihaknya tak minta jabatan kepada Jokowi dan Jusuf Kalla.

"Keputusan mendukung pemerintah sesuatu kesadaran tinggi Golkar membantu pembangunan," ujarnya.

Dia menegaskan, tak mempersoalkan jabatan menteri yang enggan diberikan oleh pemerintah, meski menjadi bagian partai politik pendukung KIH.

"Tidak ada syarat mengajukan kepada pemerintah termasuk dengan parpol pendukung tidak sama sekali meminta (jatah menteri)," tukasnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP