Dua peserta Pilkada diusung partai besar jamin tetap Solo aman
Merdeka.com - Dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Solo, menjamin proses pelaksanaan pilkada pada Desember mendatang berjalan aman. Baik selama proses kampanye, debat calon, masa tenang, pencoblosan, penghitungan hingga penetapan dan pelantikan pemenang.
Anung Indro Susanto calon wali kota yang diusung PAN, PKS, Golkar, Demokrat, Gerindra, PKB dan PPP mengatakan masyarakat Solo saat ini sudah dewasa dalam berpolitik. Mereka sudah bisa membedakan mana yang baik dan yang tidak baik.
"Masyarakat sudah dewasa, sudah pintar, tidak ada gunanya berselisih. Berbeda pilihan itu sudah biasa, tidak perlu ada pertengkaran," ujar Anung saat ditemui di rumahnya, Karangasem Solo, Selasa (3/11).
Anung mengatakan, tak perlu memberikan banyak imbauan atau larangan kepada pendukungnya agar berbuat santun. Terutama saat debat calon maupun saat kampanye.
"Di Boyolali atau daerah lain boleh rusuh, tapi di Solo itu tidak akan terjadi. Masyarakat Solo itu santun, sopan, pintar, karakternya berbeda," katanya.
Calon wali kota nomor urut 2 yang diusung PDIP, FX Hadi Rudyatmo mengemukakan hal senada. Meskipun mempunyai pendukung mayoritas, Rudy mengaku tak akan melakukan pengerahan massa. Pihaknya juga tak akan menjadwalkan kampanye terbuka seperti daerah lainnya.
"Pilkada Solo kita jamin aman. Masyarakat, wisatawan maupun siapa saja yang akan ke Solo tidak perlu takut. Tidak akan ada kerusuhan saat kampanye, pencoblosan, sampai penghitungan suara nanti. Semua aman sampai pelantikan," ucap calon petahana ini.
"Saya ini sudah 35 tahun memimpin partai, jadi saya tahu karakter kader-kader PDI Perjuangan di Solo," sambungnya.
Terkait persiapan debat calon yang akan dilakukan 9 November mendatang, Rudy yang mengaku siap, juga menjamin akan berlangsung aman. "Pendukung dibatasi 60 orang, kita taati itu. Semua akan aman pokoknya," pungkas Rudy. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya