DPR tunggu surat dari Presiden SBY terkait kenaikan BBM
Merdeka.com - Sejak dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana beberapa waktu lalu, hingga kini Pimpinan DPR belum menerima tindak lanjut soal rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. Termasuk kerangka RAPBN perubahan 2013, yang digunakan sumber pembagian bantuan langsung tunai.
"Sampai hari ini pimpinan DPR belum menerima surat presiden yang berisi RAPBN-P 2013," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (17/5).
Padahal, hasil rapat konsultasi pimpinan DPR dengan SBY di Istana, Presiden berjanji segera menyampaikan surat ke DPR. Menurutnya, paling lama dua hari setelah rapat konsultasi dilakukan.
"Dan dari situ kemudian, akan ada pembahasan RAPBN-P 2013," ujar Priyo.
Salah satu butir yang penting dalam RAPBN-P 2013, lanjut Priyo, menyangkut pengurangan subsidi BBM. Pengurangan itu nanti mempunyai implikasi terbesar akan dinaikkannya harga BBM oleh Pemerintah.
Hingga kini, DPR hanya menunggu respons dari pemerintah. Kalau memang pemerintah berniat menaikkan harga BBM, tentu DPR mendukung kebijakan tersebut.
"Itu surat yang diajukan oleh pemerintah ke DPR, pada hari ini kita akan tunggu dan nanti bisa saya pastikan bahwa DPR akan segera membahas lewat komisi-komisi yang terkait mengenai masalah itu," ujarnya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya