DPR sebut Israel & Indonesia sudah ada kerja sama informal
Merdeka.com - Wacana membuka hubungan diplomatik dengan Israel menjadi topik hangat beberapa hari terakhir. Niat membuka hubungan diplomatik ini dihembuskan sendiri oleh PM Israel Benjamin Netanyahu.
Sejumlah reaksi muncul di tanah air. Di kalangan DPR sendiri ramai-ramai anggota dewan menolak tegas. Namun, dari kalangan pengusaha, tawaran diplomatik Israel ini dilihat sebagai peluang bisnis.
Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya mengatakan, meskipun tidak mempunyai hubungan diplomatik, Israel dan Indonesia berada dalam kerja sama informal sejak lama. Ribuan warga Indonesia diketahui mengunjungi wilayah Israel untuk berwisata dan punya hubungan usaha dengan beberapa pebisnis di tanah air.
"Banyak pengusaha kita baik langsung ataupun tidak yang menjalin kemitraan dengan pengusaha di Israel. Demikian juga di sektor pariwisata, lebih dari 15.000 orang Indonesia yang berkunjung ke Israel untuk urusan wisata dan juga ibadah," kata Tantowi kepada merdeka.com di Jakarta, Jumat (1/4).
Alasan penolakan hingga saat ini masih seputar prinsip politik luar negeri Indonesia terkait Palestina. Menurut Tantowi hubungan diplomatik akan sulit diterima Indonesia jika Israel masih tetap menjajah Palestina dan tak mengakuinya sebagai negara yang merdeka.
"Konstitusi mengamanatkan kita tidak akan mengakui negara yang menjajah negara lain. Kita tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel selama mereka masih mengokupasi wilayah Palestina," jelas dia.
Dibalik kedekatan ekonomi secara tidak langsung, Indonesia di mata Israel punya peran untuk mendinginkan suhu konflik dengan Palestina. Menurut dia, hubungan diplomatik akan dimungkinkan jika Israel mengakui Palestina sebagai negara yang merdeka.
"Indonesia dinilai Palestina dan Israel mempunyai peran strategis dalam mendinginkan suhu di kawasan tersebut, bahkan bisa menjadi juru damai yang diterima. Konsep dua negara yang hidup berdampingan yang didukung Indonesia dan banyak negara selama ini adalah solusi yang paling logis," kata politikus Golkar ini.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya