DPR sangat tidak puas karena merasa diremehkan Jokowi
Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi I DPR, Tantowi Yahya mengatakan, selama 100 hari kerja, Presiden Joko Widodo sering bergerak sesuka hati. Bahkan tanpa melibatkan lembaga legislatif untuk sekadar konsultasi terlebih dahulu, sehingga banyak dari kebijakan-kebijakannya tidak disetujui DPR.
"Kami di parlemen sangat tidak puas karena fungsi parlemen diremehkan, seperti program yang harusnya dikonsultasikan ke DPR tapi malah tidak," keluh Tantowi di Kantor LSI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/2).
Dia menambahkan, hal ini berbanding terbalik dengan harapan masyarakat, terutama untuk tingkat bawah. Hal ini terlihat setiap Jokowi blusukan ke daerah, di mana Rakyat masih mengerumuni dan mengagumi sosoknya.
Karena hal itu, popularitas Jokowi masih terselamatkan dengan tingkat ekspektasi rakyat tingkat bawah, ketimbang kelas menengah, "Tapi rakyat malah enggak peduli, seperti tidak ada potret kekecewaan publik," tutupnya. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya