Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Doli dipecat, Setnov dinilai sedang redam perlawanan di internal Golkar

Doli dipecat, Setnov dinilai sedang redam perlawanan di internal Golkar Setya Novanto. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - DPP Partai Golkar memecat Ahmad Doli Kurnia dari keanggotaan partai. Alasannya, Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) itu dinilai tidak taat aturan karena bertentangan dengan partai.

Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menilai langkah tersebut dilakukan Golkar buat meredam perlawanan terhadap Setya Novanto yang telah dijadikan tersangka kasus korupsi e-KTP. Meski demikian, dia menilai seharusnya pemecatan tak dilakukan agar perpecahan di internal partai beringin tak kembali terjadi seperti di era Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical).

"Itu jelas (meredam perlawanan terhadap Setnov), cuma kan Golkar tentunya harus piawai punya talenta bagaimana mengatasi sengketa silang pendapat di internal antar faksi. Silang pendapat itu kan harus ditangani dengan direspons dengan baik, supaya tidak jadi perpecahan seperti dua tahun lalu. Masalahnya tidak usah diulang-ulang pemecatan itu. Itu yang tidak disukai di era Pak Ical lalu," katanya kepada merdeka.com, Kamis (31/8).

Menurutnya, Golkar harusnya belajar dari pengalaman yang lalu saat terjadi perpecahan antara kubu Ical dengan Agung Laksono.

"Bagaimana masyarakat mau memilih Golkar kalau di internal karut marut," katanya.

Dia mengatakan di internal Golkar ada faksi-faksi. Sekecil apapun faksi memiliki pengikut. Karenanya pemecatan kader dapat berdampak buruk pada stabilitas internal partai.

"Pemecatan itu serius sekali," katanya.

Lebih lanjut dia menilai berbeda pendapat di internal parpol adalah hal yang biasa. Sebab dunia politik tak bisa linear dan pasti ada daya kejut.

"Parpol itu rumah demokrasi. Kader-kader sudah biasa melatih dirinya, peluang, ada perbedaan, kompetisi itu harus diwadahi secara baik. Saat ada silang pendapat harus dicari solusinya itulah demokrasi," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP