Djan janji beri jabatan apapun ke Romi: Asal tak ketum & sekjen
Merdeka.com - Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz, mengklaim pihaknya sudah berkomunikasi dengan kubu M Romahurmuziy (Romi). Dalam komunikasi itu, kubu Djan menyebut telah berjanji akan merangkul dan memberi jabatan pada kubu Romi jika bergabung bersama kubunya.
"Komunikasi dengan Romi tak melalui saya, melalui sekjen dan lainnya dan kita terbuka untuk Romi bergabung sama kita," ucapnya ketika ditemui di Gedung Tipikor Jakarta, Kemayoran, Senin (4/1).
Tapi, katanya, jabatan yang akan diberikan tentu bukan posisi strategis. "Kita berikan jabatan apapun yang dia mau, kecuali ketua Umum dan Sekretaris Jendral. Karena teman-teman kepengurusan Muktamar Jakarta itu kalau bisa di tempat lain dong, jangan di situ. Kita terbuka," tandasnya.
Seperti diketahui, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan yang diajukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Suryadharma Ali (SDA) yang diwakili Djan Faridz. Putusan ini kembali menegaskan bahwa PPP tetap dipimpin SDA. Akibat putusan itu, kepengurusan PPP yang sah adalah hasil Munas Bandung 2010 silam dengan Ketua Umum Suryadharma Ali.
Ketua Umum PPP Muktamar Surabaya, M Romahurmuziy (Romi) menyatakan, dirinya masih menjadi Sekjen atas hasil Putusan Kasasi MA No 504K/TUN/2015, itu. Dia menegaskan, PPP Muktamar Jakarta yang menghasilkan kepengurusan Djan Faridz-Dimyati, tidak ada urusan dengannya.
Sebab, PPP Muktamar Jakarta bukan dan tidak pernah menjadi pihak yang bersengketa dalam peradilan PTUN.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya