Djan Faridz dukung Sudirman Said di Pilgub Jateng karena antikorupsi
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz menyatakan dukungan partainya kepada Sudirman Said maju dalam Pilkada Jawa Tengah 2018. Dukungan tersebut ia sampaikan di depan ribuan kader partai berlambang Kabah tersebut saat memberikan sambutan di acara Hari Ulang Tahun ke - 45, di Gelora Manahan, Solo, Minggu (7/1).
Menurut Djan, pemilihan Sudirman dinilai pilihan yang tepat. Djan menilai mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut sebagai tokoh yang cerdas, bersih dan antikorupsi. Selain itu, Sudirman juga berkomitmen kepada umat Islam dan bahkan bersedia menandatangani kontrak politik tersebut secara tertulis di atas materai.
"Khusus di Jawa Tengah PPP bertekad dan memutuskan, mengusung tokoh nasional asak Jawa Tengah Sudirman Said. Beliau putra asli Jawa Tengah, dikenal memiliki segudang pengalaman sebagai birokrat yang cerdas dan bersih. Cerdas dan bersih itu track record calon yang kita dukung, beliau adalah tokoh antikorupsi," ujarnya.
Kemudian secara pribadi, lanjut Djan, ia mengenal Sudirman selama menjabat sebagai Menteri ESDM. Sudirman dikenal sosok yang sederhana, religius dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Djan berjanji memberikan dukungan secara totalitas kepada Sudirman sebagai calon gubernur periode 2018-2023.
Lebih lanjut Djan menyampaikan, Sudirman yang telah diusung oleh Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan dan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut telah menandatangani nota kesepahaman atau kontrak politik sesuai yang diajukan DPP PPP di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kontrak politik tersebut berisi mengenai komitmen calon gubernur untuk memberikan perhatian terhadap masjid, muadzin, marbot, hingga ustaz dan ustazah.
"Beliau menandatangani kontrak politik untuk mensejahterakan umat Islam di Jawa Tengah. Beliau berjanji dalam kesepakatan tersebut, memberikan perhatian, memberikan honor bulanan kepada muadzin, marbot, kepada imam masjid, kepada ustaz dan ustazah," tandasnya.
Janji-janji tersebut, lanjut Djan, pernah disampaikan oleh gubernur sebelumnya. Namun hingga saat ini, janji tersebut tidak pernah diwujudkan.
Sementara itu acara Hari Ulang Tahun ke-45 PPP di Solo, dihadiri ribuan kader di tingkat terbawah hingga pusat. Pengurus dari 34 DPW seluruh Indonesia juga memadati Gelora Manahan.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya