Djan cs tolak hadir mukernas, kubu Romi bilang 'masa dimarahi?'
Merdeka.com - PPP kubu Romahurmuziy (Romi) tak mau ambil pusing dengan sikap PPP Djan Faridz menolak hadir di mukernas yang akan digelar di Hotel Mercure, Ancol, sore ini. Dalam Mukernas ini, Emron Pangkapi ditunjuk sebagai pimpinan pengganti Suryadharma Ali (SDA) yang masih berada di tahanan karena terbelit kasus korupsi.
Sekjen PPP kubu Romi, Aunur Rofiq mengatakan, hak setiap orang tak hadir dalam mukernas nanti. Namun yang jelas, kata dia, pengurus PPP hasil muktamar Bandung yang menggelar mukernas sudah mengundang semua pihak.
"Ya enggak papa, haknya dia (menolak hadir), masa terus dimarahi? Jangan kan. Setiap orang punya hak, saya diundang bisa hadir bisa tidak," kata Rofiq saat dihubungi merdeka.com, Rabu (24/2).
Rofiq menilai, tidak mungkin juga pihaknya memaksakan kehendak kubu Djan untuk datang. Menurut dia, mukernas dilakukan untuk persiapan muktamar demi persatukan kubu yang terpecah.
"Kalau orang enggak mau gimana mau maksain, masa dijemput paksa. Niatnya kan sudah diberitahukan, ayo datang semua ke arena muktamar," jelas dia.
"Silakan maju jadi caketum, biar muktamirin yang menentukan, kalau yang lain enggak mau ya enggak papa. Artinya ini arena bertarung secara fair, sudah siap tinggal yang ini mau atau enggak, berani enggak," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya