Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditolak DPD, DPP Gerindra akan evaluasi pencalonan Deddy Mizwar-Syaikhu

Ditolak DPD, DPP Gerindra akan evaluasi pencalonan Deddy Mizwar-Syaikhu Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu. ©2017 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar 2018 ditolak Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi. Padahal di tingkat DPP, baik Gerindra dan PKS menyatakan bahwa pasangan ini solid.

Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Mulyadi menolak mengusung Deddy Mizwar - Syaikhu karena pernyataan sang calon wakil gubernur. Menurut dia, Syaikhu pernah mengungkap keinginannya tetap di Bekasi sebagai wakil wali kota.

"Karena ada pernyataan baik di Bekasi kalau kemudian dari DPD Jabar menganggap bahwa itu semacam ketidaksiapan itu menjadi masukan buat DPP," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/9).

Pendapat dari DPD Gerindra Jabar itu, kata Dasco, akan dipertimbangkan oleh DPP Gerindra. Nantinya pertimbangan itu juga akan komunikasikan dengan partai koalisi.

"Kan boleh saja kita kalkulasi ulang, kita hitung lagi, kita tanya lagi, tentu kita akan koordinasi dengan partai koalisi apa namanya untuk mengusulkan, jadi enggak ada masalah kita DPD-DPP, cuma ini namanya politik, dinamis, fluktuatif," ungkapnya.

"Tentu kita akan koordinasi dengan partai koalisi apa namanya untuk mengusulkan jadi enggak ada masalah kita DPD dan DPP, cuma ini namanya politik dinamis fluktuatif," ucapnya.

Dasco juga mengungkapkan, hingga saat ini komunikasi dengan PKS yang menjadi salah satu koalisinya masih berjalan dengan baik.

"Ya sejauh ini komunikasi ya tetap dilakukan baik-baik saja, Pak Prabowo baru bertemu dengan Pak Sohibul beberapa waktu lalu berbicara soal Jabar. Ya enggak ada masalah," pungkasnya.

Partai Gerindra membuka peluang mencabut dukungan terhadap pasangan bakal calon Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz) dan bakal calon wakil Gubernur Jabar Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar 2018. Sinyal itu bergulir usai pasangan tersebut tidak cukup menggembirakan pasca diumumkan Agustus 2017 lalu.

"Buat DPD Partai Gerindra Jabar, pasangan yang diberitakan 17 Agustus lalu untuk mengusung pasangan Demiz-Syaikhu, sejauh ini menjadi sulit direalisasikan," kata Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/9).

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP