Ditemui Emron Pangkapi di tahanan bahas mukernas, ini reaksi SDA
Merdeka.com - PPP kubu Djan Faridz menolak penyelenggaraan mukernas PPP yang digelar oleh kubu Romahurmuziy (Romi) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta hari ini. Dalam mukernas ini, kubu Romi menunjuk Emron Pangkapi menggantikan SDA.
Sekjen PPP kubu Romi, Aunur Rofiq menilai SDA setuju dengan penyelenggaraan mukernas. Bahkan menurut dia, Emron Pangkapi sudah bertemu langsung dengan SDA di tahanan beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, SDA saat ini berada di tahanan KPK, karena terbelit kasus korupsi penyelenggaraan dana haji saat masih menjadi menteri agama.
Lalu apa tanggapan SDA saat itu?
"Menerima, beliau (SDA) mendengarkan dan menerima laporan itu," kata Rofiq saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (24/2).
Hanya saja, lanjut dia, SDA berhalangan hadir dalam mukernas sore ini. Sesuai dengan AD/ART partai, kata dia, fungsi ketua umum yang berhalangan digantikan oleh wakil ketua umum. Dalam hal ini, menurut dia, Emron Pangkapi ditunjuk menggantikan SDA sesuai keputusan rapat pengurus harian DPP PPP hasil kepengurusan Bandung yang sekjennya adalah Romi.
"Pak SDA berhalangan, maka di dalam AD/ART itu, jika ketum berhalangan maka fungsinya akan diperankan, dilakukan oleh salah satu waketum," tegas dia.
Rofiq tutup mata dengan penolakan yang dilakukan oleh kubu Djan Faridz melalui Dimyati Natakusumah. Dimyati mengaku SDA menolak mukernas dan penunjukan Emron Pangkapi sebagai Plt ketua umum.
"Itu kan kembali Pak Dimyati yang ngomong, kalau kembali ke AD/ART, Pak SDA berhalangan maka salah satu waketum menjalankan tugasnya sebagai ketum, di AD/ART ada. Saya ada dasarnya, bukan katanya-katanya," terang dia.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya