Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditelepon Mbah Moen, dua kubu PPP bertemu pekan depan bahas islah

Ditelepon Mbah Moen, dua kubu PPP bertemu pekan depan bahas islah KH Maimun Zubair. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasca pengembalian kepengurusan ke hasil Muktamar Bandung tahun 2011 oleh Menkum HAM Yasona Laoly, dua kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat akan menggelar rekonsiliasi atau islah.

Ketua PPP hasil Muktamar Surabaya, M Romahurmuziy mengatakan, islah tersebut merupakan insiatif Ketua Dewan Syura PPP KH Maimoen Zubair yang menelepon Djan Faridz untuk mengakhiri konflik di partai berlambang kabah tersebut.

"Tentu harus didasari keikhlasan kedua belah pihak dan didasari keinginan untuk mengakhiri konflik. Alhamdulillah beliau (KH Maimoen) memprakarsai itu, tentunya izin ini diprakarsai dengan pertemuan antara saya dengan Djan Faridz," ungkap Romi saat menghadiri acara pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) I PDIP di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1).

Sebelum rencana islah terwujud, Romy mengaku akan bertemu dengan Djan Faridz untuk membahas islah tersebut. "Pekan depan kami akan bertemu," kata dia.

Menurut dia, muktamar islah menjadi solusi bagi konflik internal di PPP. "Kita harap Pak Djan, atau semuanya bisa memandang ini sebagai upaya rekonsiliasi setelah satu tahun lebih kami berbeda," ‎ucap Romy.

Namun demikian, soal penanggung jawab ketua umum PPP saat ini setelah Suryadharma Ali dijerat KPK, Romy menegaskan bahwa ada para wakil ketua umum sesuai muktamar Bandung. Para wakil ketua umum PPP akan bertemu untuk menunjuk pelaksana tugas (Plt) ketua.

"Saat ini belum ditentukan. Kita akan gelar rapat penentuan pelaksana tugas pekan depan," ‎tandas Romi.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP