Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditanya soal reshuffle kabinet, Seskab bilang 'enggak tahu'

Ditanya soal reshuffle kabinet, Seskab bilang 'enggak tahu' Pramono Anung. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kabar rencana perombakan kabinet jilid II semakin santer beredar. Terlebih lagi beberapa menteri semakin rajin berkunjung ke Istana Presiden dan Kantor Wapres. Namun, ketika dikonfirmasi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengaku belum mengetahuinya.

"Enggak tahu," kata Pram di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).

Menurut Pram, dirinya tidak memiliki wewenang dalam hal apapun terkait rombak kabinet. Pram menegaskan, rombak kabinet sepenuhnya adalah hak presiden dan wakil presiden. "Itu kewenangan sepenuhnya presiden, presiden dan wapres," imbuh Pram.

Mengenai evaluasi para menteri kabinet kerja, Pram kembali mengatakan bahwa mekanisme evaluasi para menteri kabinet berada di tangan presiden dan wakil presiden.

"Itu soal presiden, wakil presiden. Bukan urusan saya yah," ucap Pram.

Lebih lanjut Pram memaparkan bahwa, terkait evaluasi para menteri kabinet, Presiden sudah beberapa kali meminta laporan dari para menteri terkait progres kinerjanya.

"Ya presiden kan melalui seskab sudah beberapa kali meminta kepada para menteri untuk membuat laporan per satu lembar. Itukan merupakan bagian dari evaluasi itu. Apa yang sudah dilakukan," jelas Pram.

Pram mengatakan, segala hal yang berkaitan dengan para pembantu presiden merupakan kewenangan presiden sepenuhnya. Dengan demikian, apabila kemudian presiden meminta para menteri membuat laporan, maka laporan tersebut yang kemudian disampaikan kepada presiden.

Pram mengatakan, semua menteri sudah menyampaikan laporan kinerjanya masing-masing. "Oh sudah. (Isinya?) Ya itu rahasia perusahaan," tutur Pram.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP