Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditanya kasus Anas, TK bilang tak hobi komentari orang susah

Ditanya kasus Anas, TK bilang tak hobi komentari orang susah Taufiq Kiemas. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufiq Kiemas enggan mengomentari kasus Anas Urbaningrum yang terjerat dugaan korupsi Hambalang dan mundur dari ketua umum Partai Demokrat. TK, sapaan akrabnya, memilih untuk diam.

"Saya tidak mau berkomentar," kata Taufiq di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/2).

Saat dicecar sejumlah pertanyaan terkait kasus yang menimpa Anas, Taufiq hanya tersenyum dan mencoba terus melangkah menyusul Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berada di ruang VIP. Dia mengaku, partainya tidak punya kebiasaan untuk mengomentari partai lain.

"Bukan hobi PDIP berbicara orang susah," ucapnya singkat.

Sebelumnya, Anas memutuskan melepas jabatan Ketua Umum DPP Partai Demokrat di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Keputusan ini dia lakukan usai KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi proyek Hambalang.

Anas disangkakan pasal mengenai penerimaan atau janji kepada penyelenggara negara berdasarkan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP