Disebut pengkhianat, Andi minta maaf kepada Effendi Simbolon
Merdeka.com - Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto menanggapi pernyataan politisi PDIP, Effendi Simbolon yang menyebutnya sebagai pengkhianat. Andi meminta maaf bila komunikasi yang terjalin antara dirinya dengan anggota PDIP menjadi terganggu sejak Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Seskab.
"Terima kasih kepada Bang Effendi. Maaf kalau beberapa bulan saya jadi seskab komunikasi saya dengan PDIP kurang lancar," tutur Andi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/1).
Andi menerima pernyataan Effendi sebagai salah satu bentuk kritik agar dirinya bekerja lebih baik lagi. "Itu saya anggap sebagai kritikan untuk bekerja lebih baik," tutur Andi.
Sebelumnya, politikus PDIP Effendi Simbolon geram dengan orang di sekeliling Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, ada orang di sekeliling Jokowi yang tak memiliki kapabilitas. Dia menuding salah satunya adalah Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.
"Andi (Widjajanto) pengkhianat, anak baru kemarin tapi ngatur-ngatur negeri ini," kata Effendi dalam diskusi bertajuk 'Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK' di kawasan SCBD, di Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (26/1).
Effendi juga kembali mengkritik para pembantu Jokowi. Banyak menteri-menteri Jokowi yang tak dikenal sehingga presiden sulit mengendalikan pemerintahan.
"Berangkatnya pemerintahan ini terus terang antara nakhoda dengan kru tidak saling kenal. Bayangkan kalau antar kru tidak saling kenal. Tapi sebuah keniscayaan. Ini harus kami terima," katanya.
Tidak hanya menyentil Andi, Effendi juga terang-terangan mengkritik Jokowi membentuk tim independen dalam menyelesaikan kisruh antara Polri dengan KPK. Seharusnya Jokowi mengajak Wantimpres bicara dalam menyelesaikan kiruh Polri dan KPK.
"Ngapain panggil orang-orang untuk selesaikan persoalan internal negara. Ini bikin karut marut, akhirnya kepercayaan rakyat rendah," ujarnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya