Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dipakai kampanye, KPI harus cabut izin MetroTV, TVOne & MNC

Dipakai kampanye, KPI harus cabut izin MetroTV, TVOne & MNC Kebakaran tvOne. ©2013 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Setiap hari ketua umum partai politik bermunculan di stasiun televisi nasional dalam iklan kampanye politik. Anggota Komisi I DPR RI Chandra Tirta Wijaya merekomendasikan kepada Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) untuk mencabut izin stasiun TV yang menayangkan iklan politik para ketua parpol mereka.

"Saya tidak ingin basa-basi, saya minta izin cabut, RCTI , MNCTV , Global TV , antv, tvOne dan MetroTV," ujar Chandra disambut riuh tawa Anggota DPR Komisi I, di Gedung DPR RI, Selasa, (11/2).

Dia berpendapat, dengan rekomendasi tersebut dapat diwacanakan kepada publik. Sehingga kedepannya publik bakal sadar, media menjadi alat pembodohan masyarakat.

"Ini saya rekomendasi saja yah. Karena ini pembodohan dan harus diwacanakan. Kalau KPI masih ragu, ini kan suatu tindakan tidak bertanggung jawab," imbuhnya.

Politikus PAN ini menuding, jika partai-partai tersebut tidak memiliki media, mereka akan bangkrut. Sebabnya uang dari mana bisa membayar iklan setiap hari tampil di TV.

"Coba kalau bayar dari umum aja dari mana biayanya," ujarnya.

Dia mengklaim atas ucapanya tersebut, dirinya mengaku bukan faktor kecemburuan partainya yang tidak memiliki media.

"Ini bukan faktor cemburu, ini ada aduan masyarakat," imbuhnya.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP