Diminati PDIP dan NasDem, Ahok diminta independen oleh 'Teman Ahok'
Merdeka.com - Konstelasi pertarungan Pilgub DKI tahun 2017 kian memanas. Sejumlah calon bermunculan untuk menjegal incumben Basuki T Purnama (Ahok). Parpol juga sudah mulai memberikan mintanya kepada calon gubernur DKI untuk mengusung di Pilgub nanti.
NasDem bahkan sudah menyatakan secara resmi akan memberikan dukungan kepada Ahok di Pilgub nanti. Sementara PDIP juga kian dekat dengan Ahok. Bahkan muncul kembali wacana menduetkan Ahok dengan Politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat.
Menanggapi hal ini, Juru bicara 'Teman Ahok', Amalia Amaningtyas menegaskan jika pihaknya masih menginginkan Ahok tetap maju dari jalur independen di Pilgub DKI. Meskipun dia mengakui, jika sah saja kalau ada parpol yang ingin mendukung Ahok.
"Kami masih yakin Pak Ahok akan pilih jalur independen. Karena menurut kami, dukungan masyarakat DKI yang mau menyerahkan dukungan ke teman ahok masih banyak. Pak Ahok juga pernah bilang akan maju dari independen jika dukungan capai lebih dari satu juta KTP, itu menambah antusias warga Jakarta," kata Amalia saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (22/2).
Amalia mengaku santai dengan banyaknya minta parpol untuk mendukung Ahok di Pilgub DKI. Dia hanya memberikan catatan, jika mendukung berbeda dengan mengusung di Pilgub nanti. Dia tetap yakin Ahok akan maju lewat jalur independen.
Amalia mengatakan, Ahok juga pernah bicara jika parpol harus izin dahulu kepada 'Teman Ahok' jika ingin mendukung Ahok. Menurut dia, belum ada sampai saat ini komunikasi antara 'Teman Ahok' dengan partai tentang dukungan di Pilgub DKI.
"Belum ada komunikasi langsung," kata dia sembari menjelaskan jika KTP dukungan Ahok sampai 21 Februari lalu tembus 724.681 KTP warga DKI.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya