Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikecam Agung, Bamsoet jelaskan soal tudingan 'lonte politik'

Dikecam Agung, Bamsoet jelaskan soal tudingan 'lonte politik' Bambang Soesatyo. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyayangkan pernyataan Agung Laksono yang menganggap dirinya tak punya etika karena menyebut loyalis Aburizal Bakrie (Ical) yang membelot bergabung dengan Golkar Munas Ancol sebagai lonte politik. Menurutnya, pernyataan dia tersebut bukan ditujukan untuk loyalis Ical.

"Soal kalimat 'lonte politik', jelas saya tidak pernah menyebut apalagi menuding nama orang. Kalimatnya jelas, antara lain dalam politik, integritas, loyalitas dan komitmen adalah modal utama. Itulah sebabnya ketika tiba-tiba seorang politisi kehilangan jati diri dan kecerdasannya hanya karena diiming-imingi atau terancam kedudukan serta jabatannya, lalu berubah sikap 180 derajat. Maka politisi itu layak disebut 'lonte politik'," kata Bamsoet melalui keterangan tertulisnya, Rabu (18/3).

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Versi Munas Ancol Agung Laksono mengatakan, sebagai seorang anggota dewan seharusnya Bamsoet mampu menjaga perangainya dengan tidak mengucapkan kata-kata kasar.

"Kata-kata yang tidak pantas diucapkan oleh anggota DPR yang terhormat. Tidak beretika, tidak punya kecerdasan dan kesantunan, kata Agung di DPP PKB, Jl Raden Shaleh, Jakarta, Rabu (18/3).

Agung memastikan akan ada sanksi bagi Sekretaris Fraksi Golkar tersebut. Namun, ia tak merinci apa sanksi yang akan ia berikan. "Saya kira nanti ada sanksi bagi mereka," katanya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP