Didukung NasDem dan Hanura, Ahok minta partai keluar dana sendiri
Merdeka.com - Meski berencana maju melalui jalur independen, calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok tidak menutup diri pada dukungan partai. Sejumlah partai sudah terang-terangan menyatakan ketertarikan mendukung Ahok. Sebut saja Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang sudah mendeklarasikan dukungan ke Ahok dan Partai Hanura yang baru-baru ini kepincut sosok Ahok.
Ahok mengungkapkan terima kasih atas dukungan itu. Namun, Ahok mengingatkan partai-partai itu kalau dirinya tidak dapat memberikan dana untuk operasional kampanye di tingkat ranting partai.
"Buat saya partai manapun yang mau dukung selama mereka mau keluar dana sendiri ya saya terima. Kita kan bukan antipartai. Yang repot kalau dukung saya minta operasional ranting dari saya, saya sudah bilang saya enggak ada uang," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (17/3).
Bila ingin memberi dukungan, Ahok meminta partai berkoordinasi dengan temanAhok. Semisal untuk kaos kampanye, dia meminta agar logo partai diberikan dan dipasang di kaos temanAhok. Tapi, kaos itu untuk diperjualbelikan.
"Kalau mau dukung silakan saya sudah kasih konsep dari temanAhok, dari kita kasih lambang partai NasDem dan Hanura. Tapi kamu beli sendiri. Kita kan mau jual kaos bukan kasih kaos," tandas mantan politisi Gerindra ini.
Selain itu, Ahok meminta partai mengikuti syarat dan sistem yang sudah dijalankan. Sebab, selama ini sistem pencarian dukungan dengan pengumpulan KTP sudah berjalan sebagai bentuk representasi dari warga DKI.
"Kita bicara partai mau enggak ikuti keinginan warga DKI. Saya bisa kumpul di atas satu juta. Kan partai bisa melihat mewakili. Kalau kamu parpol dapat satu juta suara itu kamu enggak sendiri loh. Tapi kalau ini kan sendiri," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya