Didesak mundur, Tifatul menjawab dengan pantun
Merdeka.com - Sikap PKS menolak kenaikan BBM membawa dampak di sekretariat gabungan (Setgab) partai koalisi. Banyak partai politik anggota koalisi, berpandangan supaya PKS lebih baik dikeluarkan termasuk tiga menterinya.
Menanggapi desakan itu, anggota Majelis Syuro PKS yang juga menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menjawabnya lewat pantun.
"Siapa takut dilamut ombak, jangan berumah di tepi pantai. Siapa takut jantungnya bergolak, jangan masuk ke dalam partai," kata Tifatul di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (18/6).
Sebagai pembantu presiden di pemerintahan, Tifatul menjelaskan saat ini mekanisme kenaikan BBM sedang diatur keuangannya. Saat ini, juga belum ada keputusan soal siapa yang akan mengumumkan nanti.
"Nah sedang dibuat legalitas dan keuangan. Harus selesai, pekan ini dikurangi subsidinya," ujarnya. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya