Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Didesak mundur, Tifatul menjawab dengan pantun

Didesak mundur, Tifatul menjawab dengan pantun Peluncuran Buku Tifatul Sembiring. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sikap PKS menolak kenaikan BBM membawa dampak di sekretariat gabungan (Setgab) partai koalisi. Banyak partai politik anggota koalisi, berpandangan supaya PKS lebih baik dikeluarkan termasuk tiga menterinya.

Menanggapi desakan itu, anggota Majelis Syuro PKS yang juga menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menjawabnya lewat pantun.

"Siapa takut dilamut ombak, jangan berumah di tepi pantai. Siapa takut jantungnya bergolak, jangan masuk ke dalam partai," kata Tifatul di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (18/6).

Sebagai pembantu presiden di pemerintahan, Tifatul menjelaskan saat ini mekanisme kenaikan BBM sedang diatur keuangannya. Saat ini, juga belum ada keputusan soal siapa yang akan mengumumkan nanti.

"Nah sedang dibuat legalitas dan keuangan. Harus selesai, pekan ini dikurangi subsidinya," ujarnya. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP