Dianggap ikut bikin onar, bakal caketum Golkar ini dipanggil Luhut
Merdeka.com - Bakal calon Ketua Umum (caketum) Golkar Indra Bambang Utoyo mengaku ditegur Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Alasannya Indra menjadi orang pertama yang menolak pemilihan caketum dan ketum Golkar secara terbuka.
"Ya saya dipanggil Pak Luhut. Urusan terbuka itu. Jadi Pak Luhut tanya sama saya, 'kenapa kamu ikut-ikutan kasih ulah lah? Janganlah kau buat gaduh segala macam'. Saya bilang sama Pak Luhut, 'yang pertama kali tidak setuju itu saya. Jadi bukan saya ikut orang, tapi orang ikut saya'. Kan begitu," kata Indra di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Senin (16/5).
Indra juga menegaskan bahwa dia tidak menginisiasi pertemuan tujuh bakal caketum yang menolak pemilihan secara terbuka. Para kandidat ketum Golkar justru menyatakan sikap secara bersama dengan spontan.
"(Luhut) Cuma ngomong soal jangan buat gaduh lah. Itu kan namanya terbuka dan tertutup terserah pada munas ini. Saya bilang nggak bisa pak," tuturnya.
Indra mengaku tak bermaksud membuat onar di Munaslub Golkar. Dia justru sering berkomunikasi dengan tujuh bakal caketum lainnya.
"Sering. Sama semua kita bicara. Termasuk dengan Novanto. Yang saya katakan ke teman-teman caketum, kita harus kerja sama. Kalau pemilihan dilakukan secara demokratis ya harus ditutup," ucapnya.
Seperti diketahui, kemarin sore Minggu (15/5) Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menyambangi acara Munaslub Golkar di Bali untuk menemui bakal caketum Setya Novanto, Priyo Budi Santoso, dan Indra Bambang Utoyo. Pertemuan digelar di Hotel The Mulia, Nusa Dua, Bali, Minggu (15/5). Luhut mengaku memanggil beberapa bakal caketum tersebut untuk update soal Munaslub dan membawa pesan Jokowi.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya