Kasus yang menimpa sebagian petinggi politik, termasuk Anas Urbaningrum. Adalah salah satu kasus yang menjadi momok bagi para kader partai untuk naik menjadi pejabat. Menurut politikus PAN, Bima Arya, alasan-alasan seperti itu yang ditemui dalam kader-kader potensial di partainya.
"Bukan hanya ketakutan tidak punya kekuatan politik dan tidak punya uang. Tapi takut kayak Angelina, Nazar dan lainnya. Mereka tidak percaya diri bisa menahan diri dalam godaan. Kalau masuk dalam pusaran itu kita tidak bisa mengotrol diri sendiri. Harus betul-betul dilakukan," kata Bima Arya di Rumah Kebangsaan, Jakarta, Jumat (22/2).
Hal ini diamini oleh Yenny Wahid. Anak dari Kyai Abdurrahman Wahid ini, mengatakan untuk menghindari hal tersebut maka leader yang jujur dan berani amat dibutuhkan.
"Kalau tidak kuat-kuat akan tergelincir malaikat pun akan jadi setan. Oleh karena itu leadership penting, tokoh yang dimunculkan harus inspiratif sehingga rakyat mendapatkan harapan," ungkap Yenny Wahid.
Baca juga:
ICW: Anas dikenakan pasal selemah-lemahnya iman
'Anas tersangka tak buat elektabilitas partai merosot'
Akbar: Dibunuh berapa kali pun, Anas tetap hidup
Jadi tersangka, Anas tenang makan sate di rumah
Anas tersangka, loyalisnya mengundurkan diri dari Demokrat
Saan: Tersangka, Anas bingung ini peristiwa hukum atau politik
Ketua DPP Umar Arsal galang kader Demokrat dukung Anas
Ruhut tagih janji Anas digantung di Monas
4 Pantun Tifatul soal nasib koalisi PKS dengan SBY
BLSM Rp 150 ribu sebulan, orang miskin bisa beli apa?
Fahri Hamzah sindir guru yang buat soal dari kasus Luthfi
Ahmad Yani melempem, tak seberani Gus Choi dan Lily Wahid
PDI Perjuangan larang kader ikut demo BBM
Jokowi: Soal capres, tanya Ibu Mega
Pilwakot Bandung, calon PKS kembali unggul di survei Unpad
Dilarang DPP, kader PDI Perjuangan nekat demo kenaikan BBM
Kenaikan BBM bikin DPP dan Majelis Syuro PKS pecah?
PKS anggap norak kasus LHI jadi bahan ujian SMK