Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di balik sikap diam Setya Novanto diserang jelang Munaslub Golkar

Di balik sikap diam Setya Novanto diserang jelang Munaslub Golkar Setya Novanto penuhi panggilan Kejagung. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Calon Ketum Partai Golkar Setya Novanto tak pernah banyak komentar soal serangan politik jelang Munaslub. Dari mulai turnamen golf buat DPD I hingga dukungan dengan mencatut nama Presiden Jokowi.

Timses Setya Novanto di Munaslub, Nurul Arifin mengatakan, pihaknya tidak ingin terjebak dalam permainan black campaign yang dilakukan calon lain seperti isu kasus 'Papa Minta Saham' yang terus didengungkan menjelang munaslub.

"Jadi kami lebih fokus melakukan strategi-strategi pemenangan secara fair," ujar Nurul di Bali, Jumat (13/5).

Dia mengakui, pemberitaan tentang Novanto menjelang munaslub sudah semakin tendensius dan membuat simpang siur, sehingga membentuk opini negatif. Karena itu, tim pemenangan Novanto menegaskan bahwa mantan Ketua DPR ini tidak terbukti secara hukum baik data maupun fakta dalam kasus 'Papa Minta Saham'.

"Itu sudah clear. Tapi karena sekarang situasi sedang panas, apapun bisa dikapitalisasi dan dipolitisasi," tambah Nurul.

Menurut mantan anggota Komisi II DPR ini, Novanto bukan sosok yang suka berpolemik dan berkonflik. Karena itu, apapun yang dilakukan oleh lawan politiknya akan dihadapi secara fair, dan tidak mau terperangkap permainan lawan yang mengakibatkan fokus memenangi munaslub menjadi hilang.

Nurul juga tidak mengetahui kenapa banyak tudingan miring ditujukan pada Novanto. Namun, dia optimistis Novanto mampu menjaring suara untuk menduduki kursi ketua umum. Apalagi, Novanto juga telah berkeliling ke 34 provinsi guna menemui pemilik suara.

"Saat itulah Novanto menjelaskan dengan clear apa yang sebenarnya terjadi dan hal itu akan menyublimasi semua tuduhan orang padanya," papar Nurul.

Dia menyatakan, Novanto akan membawa kemajuan signifikan bila terpilih menjadi Ketua Umum Golkar. Terlebih, masih tersisa 3,5 tahun menjelang pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden mendatang.

"Beliau figur pekerja keras yang sangat detail. Saya optimistis beliau bisa mengembalikan Golkar untuk menjadi besar," kata Nurul.

Seperti diketahui, perseteruan antara Ade Komarudin dan Setya Novanto jelang Munaslub tak bisa dihindari. Ade dan timsesnya melakukan serangan dengan mengungkit kasus 'Papa Minta Saham' yang bikin Novanto mundur dari ketua DPR tahun lalu.

Novanto juga dituding mengarahkan DPD I agar memilihnya di munaslub dengan menggelar turnamen golf berhadiah mobil mewah. Tidak cuma itu, belakangan ada juga isu tim Novanto melakukan pertemuan dengan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan dengan mencatut nama Jokowi dukung Novanto di Munaslub.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP