Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dengan pengawalan ketat, Jokowi-Ma'ruf tiba di KPU

Dengan pengawalan ketat, Jokowi-Ma'ruf tiba di KPU Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung Joang '45. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasangan calon presiden petahana Joko Widodo dan Ma'ruf Amin tiba di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kedatangan keduanya disambut oleh sejumlah kader partai Koalisi Indonesia Kerja.

Dari Gedung Joang '45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8), Jokowi dan Ma'ruf menggunakan mobil Innova hitam. Pasangan diusung 9 partai ini terlihat duduk d kursi belakang. Ma'ruf sempat membuka kaca dan melambaikan tangan.

Jokowi memakai kemeja putih lengan panjang digulung bertuliskan 'bersih, merakyat, kerja nyata'. Sementara Ma'ruf menggunakan kemeja putih dengan sorban putih dan peci hitam.

Pengawalan ketat juga dilakukan oleh Paspampres yang berjaga di samping mobil ditumpangi Jokowi. Para pengawal mengenakan kaus berkerah berwarna merah.

Terlihat sejumlah menteri ikut mendampingi, seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menaker Hanif Dhakiri, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Kepala Bappenas Sofyan Djalil.

Para ketua umum dan petinggi partai pendukung juga hadir, seperti Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketum PPP Romahurmuziy, Ketum NasDem Surya Paloh dan Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Sementara itu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) usai Salat Jumat di Masjid Istiqlal.

Untuk diketahui, koalisi Indonesia Kerja yakni PDIP, Golkar, NasDem, PPP, PKB, Hanura, PKPI, PSI dan Perindo telah sepakat mendukung Joko Widodo dan Ma'aruf Amin sebagai pasangan capres dan cawapres RI masa bakti 2019-2024.

Diluar itu, koalisi penantang Jokowi yakni Gerindra, PAN dan PKS akhirnya mendeklarasikan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai capres dan cawapres masa bakti 2019-2024. Sementara Partai Demokrat masih melalukan rapat internal untuk melabuhkan arah dukungan Pilpres.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP