Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demokrat ungkap asal usul mobil kepresidenan ada di tangan SBY

Demokrat ungkap asal usul mobil kepresidenan ada di tangan SBY Konpers SBY terkait tuduhan Antasari Azhar. ©2017 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Partai Demokrat geram Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut tak mengembalikan mobil kepresidenan. Sebaliknya, Demokrat justru meminta negara yang menyediakan fasilitas mobil untuk SBY.

Wakil Ketua Umum Demokrat Roy Suryo menjelaskan polemik mobil kepresidenan yang disebut belum dikembalikan oleh SBY. Menurut dia, negara yang meminjamkan mobil itu kepada SBY, sebab sampai saat ini belum ada mobil yang disiapkan negara untuk mantan presiden sesuai UU.

"Namanya mobil, bahkan listrik, air mulai dari rumah kemudian mobil bersama driver itu UU, aturan sudah baku, bahkan aturan itu sudah ada sejak tahun 1978, UU Nomor 7 di tandatangani pada 18 Desember 1978, zaman Presiden Soeharto, Mensesneg-nya Sudarmono," kata Roy saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (22/3).

Roy pun mengungkapkan, saat serah terima jabatan pada tahun 2014 lalu, negara harusnya sudah menyiapkan mobil untuk SBY, namun tidak ada. Oleh sebab itu, untuk sementara negar meminjamkan satu mobil kepresidenan kepada SBY.

"Ceritanya 2014, harusnya hak diterima, karena negara belum ada mobil, maka justru dari Sesneg mengirim mobil ini kepada Pak SBY. Saya tidak tahu dimana kemarin slip tiba-tiba ada mobil mogok kenapa yang disentil disinggung gara-gara ada satu mobil masih dipinjam. Kesannya Pak SBY pinjam mobil pribadi," kata dia.

Mobil tersebut pun hendak dikembalikan oleh SBY. Karena itu, Roy meminta negara menyiapkan mobil untuk SBY sesuai dengan UU yang telah mengatur fasilitas bagi mantan presiden.

"Negara selesaikan hak saja," tutup dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP