Demokrat Tagih Janji Jokowi Tolak Wacana Jabatan Presiden 3 Periode
Merdeka.com - Politisi Senior Partai Demokrat Syarief Hasan menagih komitmen dan konsistensi sikap Presiden Joko Widodo alias Jokowi tentang isu masa jabatan presiden 3 periode. Dia minta Jokowi tidak hanya menyatakan penolakan, tapi menunjukkan penolakan itu dengan sikap.
"Kita pengen konsistensinya," kata dia saat dihubungi, Senin (21/6).
Komitmen Jokowi tersebut, lanjut dia, bisa ditunjukkan dengan membubarkan organisasi yang mendorong masa jabatan presiden 3 periode.
"Kalau dia (Presiden Jokowi) memang konsisten, dia harus mengeluarkan statement bubarkan organisasi itu. Bikin statement sekarang kalau masih konsisten," ujar dia.
Menurut Wakil Ketua MPR itu, pergerakan yang dilakukan organisasi tersebut dipandang sebagai usaha untuk mengubah konstitusi. Sebab, masa jabatan presiden 3 periode hanya mungkin bila konstitusi diubah.
"Karena ini kan usaha mereka untuk mengubah konstitusi. Supaya 3 periode itu sesuai dengan konstitusi. Jadi target mereka ini untuk mengubah konstitusi," tegas dia.
Organisasi yang mendorong masa jabatan presiden 3 periode, lanjut dia, juga melanggar statement presiden Jokowi sendiri. Yang menyatakan tidak berminat 3 periode.
"Dan itu sudah melanggar statement presiden kan. Kalau memang presiden komit, dia langsung bikin (statement) 'saya minta itu dibubarkan. Kita harus menghargai konstitusi'. Sudah, selesai. Jadi tidak ada lagi," urai dia.
"Itu kan sesuai dengan statement (Jokowi) sendiri kan? Dia kan pernah bikin statement, 'saya tidak setuju 3 periode. Ada yang berusaha untuk cari muka. Itu sama dengan menampar saya', kan. Kita kembalikan saja lagi (ke) dia," tandas Syarief.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya