Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demokrat sebut Prabowo bisa belajar banyak dari SBY soal Pemilu

Demokrat sebut Prabowo bisa belajar banyak dari SBY soal Pemilu Agus Hermanto. ©2017 merdeka.com/rendi perdana

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menyambut baik rencana pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, Prabowo bisa berkonsultasi dengan SBY terkait pencalonannya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Kalau Prabowo ingin bertemu Pak SBY, rasanya sesuatu hal yang sangat bagus. Pak Prabowo kan berkeinginan mencalonkan diri menjadi presiden RI, kemudian berhubungan ataupun berbincang dengan SBY," kata Agus di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/7).

Agus mengklaim, Prabowo bisa belajar dari pengalaman SBY selama menjadi presiden dua periode. Apalagi, kata Agus, SBY sudah sangat memahami secara detil cara menjalankan pemerintahan dengan baik.

"Pak SBY ini sudah menjadi presiden dua kali berturut turut, sudah khatam khusnul khatimah. Kita ketahui semenjak reformasi baru SBY yang betul-betul sudah khatam dua kali berturut-turut turunnya dengan karpet merah dengan segudang prestasinya," klaimnya.

Wakil Ketua DPR ini menambahkan, Prabowo juga bisa berbincang dengan SBY soal cara menggalang dan menyusun kekuatan demi meraih sukses di Pemilu.

"Cara SBY dulu bagaimana menggalang menyusun kekuatan menyusun koalisi. Partai Demokrat dulu hanya memiliki 56 kursi di DPR 2004, tapi dengan menyusun koalisi, Pak SBY bisa memenangkan pertandingan," katanya.

"Tentunya ini pun barangkali bisa diperbincangkan bagaimana kesuksesan Pak SBY supaya barangkali Prabowo bisa melihat kesuksesan Pak SBY," sambung Agus.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Prabowo dan SBY tengah mencari waktu kosong untuk menggelar pertemuan. Pertemuan itu disebut bakal membahas soal Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Ya Pak Prabowo dan Pak SBY masih terus mencocokan waktu karena ketum memliki agenda yang padat dan insya Allah dalam waktu dekat beliau akan ketemu pada waktu yang cocok," kata Muzani.

Hal ini dikarenakan Gerindra terus mengupayakan mengusung kembali Prabowo menjadi calon Presiden. Disisi lain, Demokrat kabarnya akan mengusung putra sulung SBY Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon orang nomor satu di Indonesia.

"Ada kehendak dan keinginan agar Pak Prabowo kembali diusung terutama capres 2019," terangnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP