Demokrat puji gaya politik manis ala Wapres Jusuf Kalla
Merdeka.com - Beberapa hari jelang Pilkada Serentak, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Namun, kedua belah pihak mengaku tidak melakukan pembicaraan yang menyinggung isu politik.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan percaya bahwa sebetulnya pertemuan tersebut bermuatan politik. "Apa yang disampaikan pak JK dan pak SBY kepada publik kan sudah dengar sendiri (tidak membicarakan politik). Tapi kalau dari kami - kami ini yang bekerja di politik, mana ada pertemuan yang tidak memperbincangkan politik," kata Hinca saat ditemui di Wisma Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (27/6).
Menurutnya, dengan hanya melakukan pertemuan saja, sudah merupakan sebuah tindakan politik. "Dan oleh karena itu, pertemuan itu sendiri saja sudah politik," ujarnya.
Hinca memuji gaya berpolitik JK yang melakukan pertemuan dengan banyak pihak. Termasuk petinggi-petinggi Parpol.
"Saya kira Pak JK memainkan politik yang manis sekali, mengunjungi Pak Habibie, mengunjungi (yang lain), dan itulah negarawan yang baik, untuk berkonsultasi, berdiskusi."
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku hanya bersilaturahmi dengan Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan antara SBY dan JK berlangsung sekitar 1 jam. JK mengklaim tidak membicarakan dinamika politik baik Pilkada atau Pilpres 2019 dengan SBY.
"Silahturahmi, Jadi beliau ini bagi saya sebagai saudara sahabat, bekas anak buah begitu," kata JK di Kediaman SBY, Jalan Mega Kuningan Timur VII Nomor 26, Jakarta Selatan, Senin (25/6).
Sementara itu, SBY membenarkan tak ada pembicaraan soal politik dengan mantan Wapresnya itu. SBY menuturkan, dirinya dan JK justru banyak membicarakan soal cucu masing-masing.
"Enggak kita enggak bicara politik, bicara cucu," terangnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya