Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demokrat protes ormas Anas, sedikit-sedikit sebut Cikeas

Demokrat protes ormas Anas, sedikit-sedikit sebut Cikeas Nurhayati Ali Assegaf. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Nurhayati Ali Assegaf meminta loyalis mantan Anas Urbaningrum jangan sebentar-sebentar mengaitkan proses hukum yang dijalani mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ).

Pasalnya, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang merupakan ormas bentukan Anas itu menuding Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menemui Presiden SBY di kediamannya Cikeas, Jawa Barat. Pertemuan katanya terkait kasus hukum yang menjerat Anas.

"Ini kan berkaitan tuduhan dan ketidakhadiran pak Anas di KPK. Kalau ada masalah jangan mengaitkan dengan Cikeas, apalagi Pak Denny (Wamenkum HAM) sudah membantah," ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (08/01).

Dia menegaskan SBY tidak pernah mengintervensi masalah hukum yang menjerat Anas.

"Pak SBY tidak pernah mengintervensi masalah hukum, jadi orang-orang di sekitar Pak Anas jangan membuat permusuhan, tidak perlu ada fitnah," kata dia.

Nurhayati meminta kepada loyalis Anas untuk tidak menyebarkan fitnah kepada masyarakat terkait kasus hukum Anas. Menurut dia, sikap tersebut bukan sikap seorang pemimpin.

"Ya jadi saya juga meminta itu, saya tahu bahwa ini bukan sikap seorang pemimpin," pungkas dia.

Sebelumnya, Ma'mun Murod menuding Bambang Widjojanto , ditemani Wamenkum HAM Denny Indrayana , menyambangi kediaman Presiden SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, sehari sebelum pemeriksaan Anas.

"Info yang kita terima dan sahih, kemarin mas BW juga datang ke Cikeas jam dua siang didampingi Wamenkum HAM Denny Indrayana . Saya enggak tahu apa terkait dengan pemanggilan Anas atau tidak," kata Ma'mun. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP