Demokrat: Debat konvensi bukan saling memojokkan sampai mampus
Merdeka.com - Komite Konvensi Capres Partai Demokrat menggelar debat bernegara bagi 11 peserta konvensi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan para peserta konvensi di mata rakyat.
Jubir Komite Konvensi Capres Demokrat Hinca Pandjaitan menjelaskan, debat dibagi menjadi dua kelompok dan dimulai di Medan, Sumatera Utara. Hari pertama, yang menjadi peserta Dahlan Iskan, Gita Wirjawan, Pramono Edhie Wibowo, Hayono Isman, Irman Gusman dan Ali Masykur Musa.
"Debat kami beda dengan debat lain, biasanya debat kandidat, tapi kami debat bernegara 11 peserta capres konvensi. Jadi artinya yang diperdebatkan adalah tata cara kehidupan dan bernegara oleh 11 peserta konvensi," kata Hinca di Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/1).
Dia menegaskan, dalam debat ini tak ada saling memojokkan antar peserta. Hal ini berbeda dengan debat kandidat capres yang saling serang antar calon partai politik.
"Enggak ada saling memojokkan sampai mampus. Debat mengeluarkan gagasan besar, dari cara sampaikan gagasan, aku pilih kau, kira-kira begitu," jelas dia.
Menurut dia, debat yang akan digelar di lapangan terbuka Istana Maimun ini bertema pembangunan nasional yang berkelanjutan. Dia menambahkan, hal ini dilakukan agar capres Demokrat terpilih bisa melanjutkan kepemimpinan setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lengser.
"SBY dan kita menyebut continuity and change, lanjutkan yang sudah baik, yang belum kita perbaiki," tutur dia. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya