Demokrat: Ani Yudhoyono sempat mau nyapres 2014, tapi enggak jadi
Merdeka.com - Beredar foto istri Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono akan maju jadi capres di Pemilu 2019. Isu ini mencuat setelah SBY dan Ani menggelar tour keliling Jawa guna menyerap aspirasi rakyat di daerah.
Partai Demokrat tidak membantah ada wacana mengusung Ani Yudhoyono di Pilpres 2019 mendatang. Apalagi, pada Pilpres 2014 lalu, Ani juga sempat hendak dimajukan, tapi tidak jadi karena sejumlah pertimbangan.
"Kader-kader ini berpikir yang mendampingi Pak SBY selama ini kan Bu Ani. Bagaimana kalau Bu Ani mencalonkan jadi presiden. Bu ani mendampingi Pak SBY 10 tahun. Dulu kan 2014 kan sempat pengen Bu Ani, tapi enggak jadi maju," kata Waketum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3).
Menurut Nurhayati, di internal partainya ada banyak figur yang jadi acuan para kader. Salah satu figur tersebut ialah Ani.
"Kita itu Demokrat punya figur, figur sentral kita anggap bisa membawa Demokrat. Saya dari dulu dukung Pak SBY. Artinya suami istri dong Pak SBY, Bu Ani tidak bisa dipisahkan," tuturnya.
Nurhayati berujar, sejauh ini SBY enggan maju lagi sebagai presiden. Padahal menurutnya, SBY hanya menjadi pimpinan negara satu periode, belum menyalahi aturan jika maju kembali.
"Seringkali mengatakan bahwa bapak tidak berkenan (maju capres). Dua kali (jadi presiden) itu kan satu periode. Kalau sudah jeda harusnya boleh dong. Itu pemahaman saya. Tapi Pak SBY selalu berkata tidak, kita cari kader baru," jelasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya