Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Deddy Mizwar masih berpeluang, tapi ada nama lain di internal Gerindra

Deddy Mizwar masih berpeluang, tapi ada nama lain di internal Gerindra Deddy Mizwar bersama Prabowo. ©2017 merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Mulyadi keras menolak Deddy Mizwar untuk diusung partainya di Pilgub Jabar 2018. Apalagi, Deddy kini telah berstatus sebagai kader Partai Demokrat. Awalnya, Deddy disebut berjanji akan menjadi kader Gerindra.

Namun, Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menilai, peluang untuk DPP Gerinda mengeluarkan rekomendasi untuk Wakil Gubernur Jabar itu masih ada. Tapi memang, saat ini internal Gerindra juga tengah menggodok dua nama untuk diusung.

"Sodik Mudjahid dan Mulyadi," kata Andre saat dihubungi merdeka.com, Selasa (28/11).

Andre mengatakan, keputusan resmi Gerindra untuk mengusung calon akan diumumkan pekan depan. Dalam rentang waktu itu, Andre menilai, semua kemungkinan bisa terjadi. Termasuk jadi atau tidaknya Deddy Mizwar diusung.

"Politik itu adalah seni kemungkinan, bisa saja bukan Deddy Mizwar. Semua lagi dikaji, Insya Allah minggu depan sudah selesai," kata Andre.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jabar Mulyadi menuturkan alasan mencabut dukungan untuk Deddy Mizwar. Alasannya sama seperti yang diutarakan PDIP.

"Ada beberapa kesepakatan yang dilanggar khususnya Deddy Mizwar (Demiz), seperti Demiz melanggar komitmennya menjadi kader Partai Gerindra. Tetapi, kenyataannya yang bersangkutan lebih memilih menjadi kader Partai Demokrat," kata Mulyadi di Sukabumi, Senin (27/11).

Dia menceritakan awalnya Deddy Mizwar siap untuk menjadi kader partai besutan Prabowo Subianto ini. Namun sebulan kemudian justru beralih ke Partai Demokrat. Sehingga dirinya melapor langsung ke Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo untuk mencabut dukungan terhadap pasangan ini.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP