Debat, Ganjar cecar Sudirman soal rencana penghapusan Kartu Tani
Merdeka.com - Perdebatan mengenai Kartu Tani mewarnai Kandidat Bicara Spesial Jawa Tengah. Selama ini, program unggulan Ganjar Pranowo tersebut mendapat kritik tajam dari Sudirman Said.
Setelah sesi tanya jawab dengan panelis, Ganjar-Yasin menanyakan perihal Kartu Tani. "Katanya, kalau anda jadi gubernur, Kartu Tani akan saya cabut. Padahal itu menyangkut subsidi," tanya Ganjar kepada Sudirman, di Gumaya Hotel Semarang, Kamis (15/3).
Ganjar mengungkapkan, belum optimalnya Kartu Tani akibat subsidi pupuk dari pusat yang tidak mencukupi.
Kepada Ganjar, Sudirman mengatakan bahwa niatan dari diciptakannya Kartu Tani itu sebenarnya baik. Namun, dari segi pelaksanaan kurang optimal.
"Saya selalu dapat keluhan, mereka susah dapat pupuk atau bibit. Niatnya untuk subsidi itu baik, tetapi tidak disiapkan dengan baik," jawabnya.
Menurut Sudirman, pelaksanaan Kartu Tani itu malah cenderung merepotkan. Lewat pengakuan para petani yang ditemuinya selama keliling Jateng, disebutkannya prosesnya terlalu rumit dan tak mudah diaplikasikan bagi mayoritas petani.
"Merepotkan, akan kita ganti yang lebih sederhana. Dimana pupuk dan bibit bisa diperoleh lebih mudah karena untuk saat ini rayonisasi belum tepat," lanjutnya.
Mantan Menteri ESDM itu mengisahkan curhatan para petani. Di Wonosobo, dirinya dicurhati masalah petani yang hanya memperoleh subsidi pupuk 3 kg padahal yang dibutuhkan 3 kuintal.
"Nah sebenarnya kalau diberi kesempatan, APBD itu harus dibedah ulang. Kita harus punya perencanaan lebih baik. Saya punya pengalaman di ESDM, kita harus bekerjasama dengan pemerintah pusat," jawabnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya