Daniel Dhakidae: Jokowi tak nyapres rusak konstelasi pilpres
Merdeka.com - Nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) selalu moncer di berbagai hasil survei sebagai capres 2014 idaman rakyat. Apa yang akan terjadi jika Jokowi tak diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai capres?
Pengamat Politik Daniel Dhakidae mengatakan, apabila Jokowi tak dicalonkan maka akan merusak konstelasi politik di Pilpres. Dia memprediksi akan terjadi persaingan ketat antara kandidat capres karena punya peluang yang sama.
"Kalau Jokowi tidak diizinkan jadi calon maka akan rusak seluruh konstelasi. Kenapa rusak, (karena) terjadi persaingan di bawah 10 persen, maka akan semakin ketat," kata Daniel saat menghadiri hasil survei Cirus Surveyors Group di bilangan Senayan, Jakarta, Kamis (9/1).
Tak hanya konstelasi capres yang semakin seru, dia meyakini, kader PDIP pun akan kecewa jika Jokowi tak maju. Hasilnya, suara PDIP bakal merosot tajam.
"Kedua selain persaingan makin ketat, orang akan lari dari PDIP. Orang tidak akan percaya bahwa PDIP ini mewakili aspirasi dari bawah. Bisa saja PDIP menjadi anjlok pada Juni. Artinya dia tidak mencapai 20 persen apalagi hanya mencapai 10 persen," tegas dia.
Dia berpandangan, mencalonkan atau tidak mencalonkan Jokowi adalah persoalan pelik bagi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri . Sebab, ini menyangkut persoalan aspirasi kader di bawah.
"Mega juga harus memperhitungkan orang sekitar apakah setuju atau tidak. Jokowi tinggi peluangnya (untuk menang)," tegas dia.
Sementara itu, Pengamat Politik Andrinof Chaniago berpandangan, PDIP akan merelakan Jokowi maju sebagai capres. Menurut dia, ini kesempatan besar bagi PDIP.
"Menurut saya PDIP akan memanfaatkan Jokowi . Mereka capek jadi oposisi selama 10 tahun," pungkasnya. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya