Curhatan SBY, Diserang & Didiskreditkan Jelang Akhir Masa Jabatan
Merdeka.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap kondisi menjelang masa transisi dirinya melenggang keluar Istana. Saat di akhir-akhir periode masa jabatannya, kata SBY dirinya merasa diserang oleh sejumlah pihak.
"Saya ungkapkan sajalah hari ini, sebenarnya saya kan tidak berkompetisi dengan Presiden Jokowi, yang berkontestasi itu Pak Jokowi dengan Prabowo. Tapi menjelang hari akhir pemerintahan saya waktu itu (saya) masih sering didiskreditkan, diserang dan jejak digitalnya masih ada sampai sekarang," ungkap SBY yang dikutip melalui tayangan video yang diunggah lewat fanspage Facebook pribadinya, Sabtu (28/11).
SBY mengungkap, saat itu sampai-sampai anggota kabinetnya merasa sedih karena menjelang masa akhir pemerintahannya masih saja ada pihak yang menyalahkan. Namun dengan bijak SBY mengajak jajaran kabinetnya untuk terus melangkah ke depan.
"Mari kita ukir sejarah yang baru dengan membangun tradisi politik yang baik, itulah yang dulu kami lakukan," sebutnya.
Harapannya, nanti menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, SBY berhadapan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dapat mengikuti jejaknya.
"Harapan saya, sekarang sebagai warga negara biasa nanti pada saatnya Presiden Jokowi juga melakukan hal yang sama. Menjalankan proses transisi politik, transisi pemerintahan yang mulia, yang terhormat," harap dia.
Reporter: Yopi MakdoriSumber : Liputan6.com
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya