Charta Politika: Mayoritas Publik Puas Kinerja Menteri, Tapi Setuju Ada Reshuffle
Merdeka.com - Lembaga Charta Politika melakukan survei opini publik tentang perombakan kabinet pemerintah Jokowi-Ma’ruf. Hasilnya, mayoritas responden setuju Jokowi melakukan reshuffle kabinet.
"Ternyata 68,1 persen menyatakan setuju untuk dilakukan reshuffle kembali," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya dalam surveinya bertema 'kondisi politik, ekonomi dan hukum di masa pandemi' secara virtual, Senin (20/12).
Sedangkan, yang tidak setuju untuk dilakukan perombakan kabinet sebanyak 18,8 persen. Sementara, tidak tahu dan tidak jawab 13,2 persen.
Selain itu, mayoritas responden menjawab puas dengan kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju. Pertanyaan yang diajukan adalah 'apakah puas atau tidak puas dengan kinerja menteri kabinet Indonesia Maju’.
"Angkanya lebih tinggi yang menyatakan puas 54,6 persen, tidak puas 39,3 persen," kata Yunarto.
Lebih lanjut, Yunarto membandingkan, kinerja kabinet pada periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Hasilnya pada periode pertama 2014-2019 mendapat angka lebih tinggi yakni 51,7 persen. Sedangkan, periode kedua 2019-2024 sebesar 36,5 persen.
"Tingkat kepuasan publik lebih tinggi dari kabinet jilid pertama dibandingkan jilid kedua, walaupun tentu saja situasinya berbeda, periode pertama tidak memiliki situasi extraordinary seperti Covid," jelasnya.
Survei tersebut menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 1200 responden, margin of error + 2.83% pada tingkat kepercayaan 95 persen. Periode survei dilakukan 29 - 6 Desember 2021.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya