Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita susahnya Ahok kumpulkan KTP di Pilgub hingga diambil Gerindra

Cerita susahnya Ahok kumpulkan KTP di Pilgub hingga diambil Gerindra ahok di merdeka.com. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi sosok pertama yang telah mendeklarasikan diri sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 dari jauh-jauh hari. Bahkan, Ahok telah giat mengumpulkan KTP warga ibukota sebagai syarat untuk maju sebagai calon independen.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menceritakan pengalamannya saat Pilgub DKI 2012 lalu. Saat itu, kata dia, Ahok juga berupaya mengumpulkan KTP untuk maju mencalonkan diri dari jalur independen. Namun, karena upayanya itu tak terwujud, kemudian Gerindra memungut Ahok untuk dicalonkan sebagai Wakil Gubernur mendampingi Jokowi.

"Dulu Ahok punya pengalaman mau maju independen. Seharusnya Ahok terimakasih dengan Gerindra karena KTP tidak terkumpul," kata Riza saat dihubungi, Selasa (22/9).

Seperti diketahui, sebelum mencalonkan diri jadi wagub DKI, Ahok merupakan anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 dari Partai Golkar. Namun Ahok memutuskan untuk mundur dari DPR dan keluar dari Golkar untuk bergabung dengan Gerindra demi maju mendampingi Jokowi di Pilgub DKI Jakarta 2012 lalu.

Ahok sendiri sudah mengundurkan diri dari Partai Gerindra beberapa waktu lalu. Oleh sebab itu, Riza memastikan partainya tidak akan kembali mengusung mantan Bupati Belitung Timur itu di Pemilihan Gubernur DKI tahun 2017.

Apalagi, dia mengaku tak menyetujui dengan ramalan beberapa pihak yang menyebut bahwa Ahok akan menang di Pilgub DKI.

"Kita pastikan nggak akan usung Ahok. Kata siapa dia susah dikalahkan?" kata Riza.

Wakil Ketua Komisi II DPR ini lalu mencontohkan, saat Pilgub DKI tahun 2012 yang dimana berbagai survei menyatakan bahwa Fauzi Bowo akan terpilih kembali menjadi Gubernur DKI. Nyatanya, justru Jokowi-Ahok yang menang. Dia pula yakin hal ini akan terulang di Pilgub 2017.

"Dulu Jokowi-Ahok nggak dipikirkan menang. Dulu Foke yang dibilang kuat, sekarang Ahok dianggap kuat siapa yang bilang," tegasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP