Cerita Prabowo perintahkan KMP habis-habisan bela Setnov
Merdeka.com - Jumat pekan kemarin para elite Koalisi Merah Putih (KMP) melakukan pertemuan di rumah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Selain Prabowo, pertemuan tertutup itu juga dihadiri Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri, Ketua Umum PPP hasil Munas Jakarta Djan Faridz, dan Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais.
Pertemuan itu bukanlah hal aneh, karena saban pekan elite KMP memang kerap melakukan pertemuan untuk membahas perpolitikan hangat di Tanah Air. Diskusi itu biasanya dilakukan di Wisma Bakrie, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Usut punya usut pertemuan di rumah Prabowo itu membahas kisruh soal pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla, serta dugaan pemalakan terhadap PT Freeport oleh Ketua DPR Setya Novanto (Setnov). KMP melihat kasus yang menyeret nama Setnov itu cukup serius lantaran posisinya sebagai pimpinan wakil rakyat terus digoyang.
"KMP tetap mendukung Setya Novanto dan tidak mencatut Presiden Jokowi dan tidak minta saham Freeport," kata Prabowo usai pertemuan itu.
Bukan tanpa sebab KMP perlu menyikapi serius kasus mantan bendahara umum Golkar itu. Sebab, kasus itu merembet dengan isu pengocokan ulang pimpinan DPR jelas-jelas membuat KMP was-was, karena komposisinya di wakil rakyat bakal terguncang. Prabowo pun meminta seluruh kader partai politik yang tergabung di KMP habis-habisan membela Setnov. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya