Cerita Ahok kerja sosial 13 tahun keluar masuk kampung
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bercerita tentang pengalamannya kerja sosial selama 13 tahun keluar masuk kampung di Kota Jakarta.
Menurutnya, kampung-kampung di kota Jakarta ketika itu cukup menyedihkan. "Selain kumuh, penduduknya pun terlihat tidak tertib, anak-anak sekolah menggunakan sepatu dan pakaian yang sudah tidak layak pakai," kenangnya seperti dilansir JakartaAsoy.com, beberapa waktu lalu.
Dari pengalaman kerja sosial itulah mendorong Ahok melakukan perubahan dengan berusaha mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
"Nah dulu itu, Jakarta butuh KJP. Sekarang sudah tidak perlu lagi. Karena anak-anak sekolah mulai dari sepatu sampai pakaian sudah rapih dan bagus. Dan uang yang kita transfer ke rekening anak-anak sekolah itu tidak bisa lagi ditarik tunai."
"Ini perlu karena pernah disalah gunakan oleh orang tua mereka karena tidak kerja uang dipakai," jelas Ahok.
Ahok pun kembali menegaskan tidak akan memberikan bantuan sosial yang cenderung dimanipulasi akan tetapi keadilan sosial yang memang telah menjadi kewajiban seorang pejabat untuk mewujudkan itu.
"Saya disumpah sebagai pejabat untuk mewujudkan keadilan sosial bukan memberikan bantuan sosial. Karena fungsi pejabat adalah mengadministrasikan keadilan sosial," ucapnya.
Untuk itulah Ia mengatakan seorang pejabat seharusnya memiliki pengalaman kerja sosial agar memiliki empati dan mau mewujudkan keadilan sosial.
"Karena ketika kita di sumpah sebagai pejabat salah satu tugasnya adalah mewujudkan keadilan sosial," pungkasnya. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya