Cerita Ahok disuruh ganti nama biar enggak ngomong kasar lagi
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor dua Basuki Tjahaja Purnama sempat mendapatkan saran untuk mengubah dengan nama panggilnya bukan lagi Ahok. Harapannya perilakunya yang kerap mengeluarkan kata-kata kasar dapat berubah.
Ahok hanya tertawa kecil saat menceritakan pengalamannya itu. Tapi dia menegaskan, tidak akan melakukannya. Alasannya karena dirinya tak percaya dengan mistik semacam itu.
"Ada yang bilang bapak jangan dipanggil Ahok lagi. Karena Ahok banyak negatifnya. Saya enggak percaya sama mistik-mistik begitu. Mau nama apa aja enggak masalah," katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/12).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, sebenarnya dalam beberapa bulan terakhir dirinya mendapatkan pelajaran berharga. Sebab hal terpenting yang harus dilakukannya adalah mau menerima saran dan teguran.
"Manusia kalau ditegur harus bisa berubah. Itu yang lebih penting. Karena setiap orang bisa khilaf," ujarnya.
Ahok menambahkan, upayanya memperbaiki sikap, mulai dari belajar menggunakan kata-kata yang halus dan menghindari kata-kata yang kasar. "Belajar jadi agak Jawa sedikit. Mungkin bapak saya kasih nama Basuki biar jadi orang Jawa," tutupnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya