Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bukan Ridwan Kamil, PKB Punya Calon Sendiri di Pilgub DKI 2024

Bukan Ridwan Kamil, PKB Punya Calon Sendiri di Pilgub DKI 2024 Ridwan Kamil masuk Golkar. ©2023 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) resmi menjadi kader Partai Golkar. Disinyalir, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil disiapkan Ketum Golkar untuk Pilkada DKI 2024.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim menyebut, partainya tidak tertarik untuk mengusung RK di DKI. Kata dia, PKB sudah punya calon sendiri untuk ditempatkan memimpin ibu kota.

"PKB sudah punya calon sendiri untuk Pilgub DKI. PKB tidak tertarik untuk membahas Ridwan Kamil atau lainnya," kata Luqman lewat pesan tertulis, Jumat (20/1).

Anggota DPR ini belum mau membuka siapa calon dari PKB yang diusung di Pilgub DKI. Dia berkata, saat ini partai pimpinan Cak Imin sedang fokus menghadapi Pemilu 2024.

"Pada saatnya akan diumumkan ke publik. Pilkada masih jauh. Kita fokus menghadapi Pemilu 14 Februari 2024. Pilkada masih jauh, 27 November 2024," ucapnya.

Diberitakan, Partai Golkar menyiapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk berlaga di Pilkada 2024. Sehingga bukan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden.

"Ya segala kemungkinan seperti pilkada bisa saja," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1).

Ridwan Kamil diproyeksi untuk bertarung di Pilkada DKI Jakarta 2024 atau maju di periode keduanya sebagai petahana Gubernur Jawa Barat. Dengan syarat elektabilitasnya memadai untuk bertarung di Jakarta atau Jawa Barat.

"Beliau harus elektabilitasnya tinggi, dan jika nanti di tahun 2024 elektabilitas beliau tinggi, tentu kami tidak akan ragu mencalonkan beliau sebagai calon gubernur dari Partai Golkar untuk Provinsi Jawa Barat. Atau bahkan mungkin untuk Jakarta," ujarnya.

Namun, ada mekanisme internal partai yang menentukan apakah Ridwan Kamil akan bertarung di Pilkada DKI Jakarta atau Jawa Barat. Nantinya kinerja Ridwan di Jawa Barat menjadi modal.

"Tentu nanti ada mekanismenya di internal Partai Golkar untuk menentukan siapa calon gubernurnya dengan memperhatikan aspek elektabilitas, likebilitas, dan tentu kinerja beliau sebagai gubernur Jabar," tutup Ace.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP